Keuntungan Travelling ke Alam Bebas (Daripada ke Mall)

3:00 PM 0 Comments

Let's get lost..
Indonesia itu negara dengan destinasi wisata yang buanyaak banget. Tekstur alamnya pun lengkap. Ada sungai, gunung, pantai, danau, dll. Dan semuanya juga punya ciri khas tersendiri. Kayak kawah putih di Ciwidey, Stone Garden di Padalarang, dan tempat-tempat lainnya yang keren abiesz.

Nah, banyaknya warna-warni dan diversity di Indonesia ini SANGAT-SANGAT menguntungkan bagi para petualang dan traveller, terutama traveller kere kayak gue. Kita beruntung kita gak perlu jauh-jauh pergi ke New Zealand buat ngeliat padang savanna yang luas dan keren, kita gak perlu pergi naek pesawat 2 hari 2 malem ke luar Indonesia buat nyari pantai yang bagus, kita pun gak perlu perjalanan berhari-hari untuk nyari gunung dengan pemandangan edelweiss yang indah.

Ya, semua ada di sekitar kita. Tapi kenapa kita gak mau mencoba, sesekali pergi secara spontan, one day trip dari kejenuhan aktivitas di kota, dari penatnya kemacetan, dari asap-asap rokok dan kendaraan, dari pengendara-pengendara yang tak sabar di jalan raya, dari gemerlap club dengan sang DJ yang memainkan musik electro house-nya, dari sloky yang terisi setengah penuh oleh tequila pedas itu, dari adiksi menjadi carry dalam sebuah tim DotA yang kadang diiringi oleh teriakan “Monsterkill!”, namun tak jarang pula berakhir dengan kata-kata “GG WP NOOBS!” yang selalu membuat kita stres sendiri.

Kenapa kita gak nyoba kabur sejenak, dari kehidupan yang jelas-jelas tidak sehat itu, dan bercengkrama dengan alam?

Lalu, apakah elo tahu, jalan-jalan ke alam itu buanyaaaak keuntungannya lho. Apa aja hayoh?

1. Hemat uang karena budget lebih murah

“Lah hemat?Malah lebih ngebuang uang kale Fan! Transportasi, makan, terus kebutuhan lainnya kan mahalll!”

Orang-orang itu suka kena ilusi, kalo tempat jauh = harga mahal, padahal itu tuh salah banget... Kalo dipikir-pikir lagi harganya malah lebih murah kok. 

Gini deh, elo bandingin…

One day trip dari Bandung ke Pantai Jayanti, Cidaun  vs. One Day Trip ke Café Hitz di Bandung

(Karena gue tinggal di Bandung, jadi gue jadiin contoh kota Bandung aja yah! Btw one day trip itu artinya perjalanan pulang-pergi dilakukan dalam waktu sehari, jadi engga nginep)

Oke, mari kita bandingkan!!

1. One day trip dari Bandung ke Pantai Jayanti , Cidaun.

Transportasi     : Kalo elo pake motor, 40ribu juga udah cukup buat elo pulang pergi Bandung Jayanti. Sedangkan mobil, 50-80rb (tergantung mobilnya), kalo naik umum, 70rb-an lah rata-rata harga PP-nya.

Makan             : Elo bisa bawa bekel makanan dari rumah (no cost), tapi kalo gaada makanan di rumah elo bisa bekel dari warteg, 20ribu untuk 2x makan. 3rb untuk air minum, biasanya sih di warteg air minumnya kalo elo minta bisa gratis.

Tiket masuk + parkir : 5ribu

Udah deh, jadi harganya

80rb (Transportasi) + 23rb (Beli makan) + 5rb (Tiket masuk + parkir) = 108rb. (Harga maksimal)

Atau
                                                                                                              
20rb (Naik motor berdua) + 0rb (Bekel makan & minum dari rumah) + 5rb (Tiket masuk + parkir) = 25rb (Harga minimum)

Harga yg pertama itu kalo elo pergi sendiri naek mobil, sedangkan kalo elo pergi berdua atau banyakan, transportasinya bisa diteken lagi, dibagi sama jumlah orang yang ikut.

Uwwww, fantastis sekali yah harganya. Elo udah bisa liat pantai, foto-foto, main pasir, dan main air, sepuasnyahhhhh!

2. One day trip ke Café Hitz Bandung

Transportasi     : Anggap aja elo tinggal di Bandung, kalo naek motor 7-10rb, naek mobil 25rb, naek angkot 15rb (2x naek angkot PP).

Makan             : Gue udah sering ke café-café di Bandung, dan rata-rata harga makanannya gue tilik-tilik itu antara 25-45rb, emang ada sih yg lebih murah, tapi rata-rata café hitz Bandung segini harganya. Dan elo gak mungkin bekel makan ke café, malu dong hahahah. Lagian biasanya di café-café kan ada tulisan “Dilarang membawa makanan & minuman dari luar”

Minum             : Nah rata-rata café hitz di Bandung minumannya berharga 12rb – 30ribuan.

Parkir               : Kalo elo pake kendaraan pribadi, parkir ya biasa lah motor 2ribu, mobil 5ribu.

Nah totalnya itu jadi….

30rb (Transport + parkir naek mobil) + 45rb (Makan) + 25rb (Minum) =  100ribu (Harga maksimum)

Atau

5rb (Transport + Parkir naek motor) + 12rb (Beli minum doang) = 17rb (Harga minimum)

Yang di atas kalo elo sendiri naek mobil, sedangkan yg di bawah kalo elo naek motor berdua (harga bensin dibagi 2). Dengan harga segitu, elo cuman bisa ngobrol doang, itu pun gak bisa sepuasnya.

Ya, btw gue pernah diusir dari café lho, dan kejadiannya gak cuma sekali, alesannya karena banyak WL (Waiting List) L. Jadi waktu gue nongkrong itu kayak dibatasi gitu, 2-3 jam harus pulang karena ada pelanggan yg lain lagi nunggu. Sedih kalo udah kaya gini… L Tapi kalo lagi sepi sih ya bisa sepuasnya nongki-nongki. Tapi kan café hitz, kapan sepinya :(

Udah liat kan, perbandingannya… Ya, walaupun harga pantai Jayanti kalah (sedikit) oleh café, tapi tingkat kepuasannya itu lho, jauhhhhhh beda. Di café elo cuman bisa duduk-duduk ketawa-ketiwi haha hihi, sampe akhirnya bosen dan nyari café lain. Sedangkan di Pantai Jayanti, wuihhhh. Lo bisa liat sunset, hunting foto di pantai, main air, dan lain-lain. Beda lahhh pokoknya. Btw buat yg gak tau, nih foto pas gue hunting di pantai Jayanti…
Lebih keren dan lebih murah kan?

2. Elo bakal punya banyak cerita unik

Ketika elo sering travelling ke alam terbuka, pasti elo bakal punya buanyaaak cerita unik. Dan menurut gue, cerita unik yang elo alamin sendiri itu pengalaman yang priceless deh. Either itu bad or good experience, semuanya itu worth it!

Selain itu, kalo elo banyak jalan-jalan ke alam terbuka, elo bakal kelihatan lebih keren dan berkepribadian lebih menarik! Ketika ditanya “liburan ke mana aja?” elo bisa ngejawab dengan semangat

 “Wesss! Gue minggu lalu ke pantai Rancabuaya, hampir tenggelam bro! Jalannya jauhhh bgt pula. Udah itu gue dari puncak gunung Cikuray, walaupun jatoh2 mulu, tapi akhirnya bisa ke puncak ngeliat lautan awan. Dst dst.”

Beda dengan yang hanya ke Mall. Ketika ditanya “liburan ke mana aja?”… 

“Gue nongkrong2 di cafe sama mall bro tiap minggu…”  

Nothing special. Karena tiap hari elo bisa ke mall atau café, tapi gak kalo/ ke gunung, pantai, dll. (Kecuali kalo rumah elo depan pantai atau di atas gunung hahahah)

3. Melatih manajemen

Seperti yang gue bilang di atas, kegiatan kayak mendaki gunung misalnya, gak bisa dilakuin begitu aja. Ketika elo pagi-pagi kepikiran buat daki gunung, gak mungkin elo langsung cabut sama temen elo pas siangnya.

Kegiatan pergi ke alam emang rame dan menyenangkan, tapi banyak resikonya. Elo harus punya perencanaan yang baik. Bukan cuma perencanaan yang baik sih, karena ini ngomongin manajemen, maka harus ada POAC yang baik. Planning, organizing, actuating, and controlling.

Planning, elo ngerencanain apa aja yang harus dibawa, bawa duit berapa, bawa baju berapa, berapa lama di sana dll-nya

Organizing, elo ngatur tugas-tugas masing-masing individu termasuk elo sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing

Actuating & Controlling, elo melaksanakannya sambil mengontrol jikalau ada keadaan yg tidak terduga terjadi, seperti harga transportasi yg tiba-tiba naik, atau hujan deras saat perjalanan.

Semakin berat dan jauh tujuannya, harus semakin mantap pula manajemennya.

4. Menyalurkan hobi

Elo bisa nyalurin hobi sambil bertualang di alam bebas, kayak fotografi, ngelukis, masak, menulis, dll. Yang paling asik menurut gue sih masak di alam bebas, biasanya cewe-cewe nih yang hobinya masak, kan asik-asik gimanaaaa gitu kalo elo masak di alam bebas.

Farah Quinn, chef tersexy se-Indo =]



Selain itu, buat elo yang hobi / kerjaannya adalah creative industry, atau hal yang menyangkut kreativitas, kayak crafting, ngegambar, produce musik, bahkan wirausaha, dll. Jalan-jalan ke alam itu bener-bener huge creativity boost! Setelah gue jalan-jalan, selain gue ngerasa lebih fresh, biasanya gue selalu dapet inspirasi baru buat nulis di blog gue yang tercinta ini. Yep! Jalan-jalan ke tempat baru itu meningkatkan daya buat elo, jadi jangan lupa untuk menyempatkan waktu jalan-jalan!

5. Elo bisa lebih mengenal diri elo sendiri dan teman travelling elo

Ketika elo jalan-jalan ke alam terbuka, elo bakal ketemu macem-macem rintangan dan masalah. Biasanya sifat asli manusia itu datang ketika dia mendapat bencana / masalah.

Dari sana keliatan, siapa yang sering ngeluh, siapa yang manja, siapa yang punya leadership tinggi, siapa yang tenang nyelesain masalahnya, semuanya keliatan pas elo travelling ke alam bebas.

Lalu ketika elo udah tau apa kelebihan dan kekurangan diri elo dan teman elo, waktunya untuk introspeksi diri dan self-upgrade. Akhirnya perjalanan elo pun jadi lebih bermanfaat. ;)

6. Membentuk kecintaan terhadap lingkungan

Last but not least, ini dia. Sesudah elo jalan-jalan ke alam bebas, elo pasti bakal lebih cinta pada lingkungan, elo bakalan rada-rada gimanaaa gitu pas ngeliat sampah berserakan, air yang kotor sama limbah, dll.

Akhirnya akan timbul rasa ingin menjaga dan mencintai lingkungan. Yaa contohnya elo bakalan berhenti untuk buang sampah sembarangan. Gitu qaqa.


Itulah keuntungan-keuntungan travelling ke alam bebas, jadi, weekend ini elo masih mau ngabisin duit di mall / café / bar? =]

Salam hangat dari pantai Jayanti. ;)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

Show Comments: OR

0 comments: